Web Dosen

Care For Better Life

Sekolah Unggul

05 March 2017 - dalam Speak For Peace Oleh nkalita-fkp

Tidak bisa dipungkiri belajar  menjadi kebutuhan  setiap orang.  Belajar  sebenarnya tidak hanya pada situasi formal karena  Life Long Learning sesungguhnya  pembelajaran sepanjang hayat. Sejak di dalam kandungan ibu  calon anak manusia sudah dalam proses belajar dari guru  yang pertama adalah ibu dan ayahnya. Hal ini menempatkan guru pada  lingkungan pendidikan formal dengan penghargaan khusus  bukan lagi pahlawan tanpa tanda jasa.  

Namun sekarang ini kedudukan guru dalam pembelajaran  seolah-olah  dibatasi pada lingkungan formal, sedangkan  anak belajar di sekolah hanya sebagian  dari waktu  sehari-harinya. Persepsi orang tua dan masyarakatpun   bergeser, belajar hanya di sekolah di lingkungan formal, sehingga  Orang tua pun berusaha mencari  sekolah  sesuai kriteria keunggulan yang  dipopulerkan, akreditasi, pembelajaran, dan segala pengakuan  yang hebat dan luar biasa. 

Semua kriteria tersebut memenuhi benak orang tua, sehingga berbondong- bondong untuk dapat  diterima sebagi siswa di sekolah tersebut.  Dengan saringan ketat tentu yang terpilih adalah siswa yang  terbaik dari sisi  prestasi  akademis, non akademis  maupun finansial keluarga dan yang tersinggkir akan   bergeser ke sekolah  lainnya. 

Apakah yang hebat Sekolahnya, Gurunya? Kurikulumnya? atau anaknya yang memang hebat karena dari awal sudah emas dia akan tetap  jadi emas.  Ataukah Sekolah Unggul mungkin malah  sekolah yang mampu merubah sampah menjadi emas ?  Karena proses di dalamnya  yang  luar biasa?



Read More | Respon : 0 komentar

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :