NK Alit Armini

Love What You Do

Askep Inpartu

10 March 2017 - dalam Women Health Oleh nkalita-fkp

Persalinan merupakan  proses membuka dan menipisnya serviks dan janin turun ke dalam jalan lahir, sedangkan kelahiran adalah proses dimana janin dan ketuban  didorong keluar melalui jalan lahir. 

Persalian dan kelahiran normal : 

Proses pengeluaran janin  yang terjadi  pada  kehamilan cukup bulan (37-42 mingg) lahir spontan dengan presentasi belakang kepala yang berlangsung dalam 18 jam, tanpa komplikasi baik pada ibu maupun janin. 

Persalinan dibagi menjadi 4 kala :

Kala 1 : Dimulai dari  saat persalinan mulai sampai pembukaan lengkap ( 10 cm). Proses ini dibagi menjadi 2 fase: fase laten serviks membuka sampai 3 cm, dan fase aktif  serviks membuka dari 3 cm sampai 10 cm. Kontraksi lebih kuat dan sering selama fase aktif. 

Kala 2 : Dimulai dari pembukaan lengkap (10 cm) samapai bayi lahir. Proses ini biasanya berlangsung 2 jam pada primi dan 1 jam pada multi. 

Kala 3 : Dimulai segera setelah lahir sampai lahirnya plasenta, yang berlangsung tidak lebih dari 30 menit. 

Kala 4 : Dimulai saat lahirnya plasenta samapai 2 jam  pertama post partum. 

Proses keluarnya bayi dari uterus ke dunia luar pada saat persalinan berhubungan dengan mekanisme persalinan. 

Gerakan pada mekanisme persalinan :

1. Engagement 2. Descent ( Turunnya Kepala) 3. Fexi 4. Internal Rotasi 5. Extensi 6. External Rotasi 7. Expulasi

Materi lengkap silakan pelajari handout PPT. Askep Inpartu 

KUIS  :  Hal penting apa yang perlu diperhatikan  petugas kesehatan saat pengelola pasien  Inpartu ? Tanggapan  saudara adalah  salah  satu gambaran  keaktifan dan  berfikir kritis dalam  PBM. 



Read More | Respon : 16 komentar

16 Komentar

Fitriana Nur Aidah

pada : 14 March 2017


"Yang harus diperhatikan pada klien inpartu adalah :
1. Kesiapan dari klien dan pengetahuan klien mengenai apa yang dialaminya
2. Manajemen nyeri yang dialami klien
3. Tingkat kecemasan dan koping klien terhadap kecemasan yang terjadi
4. Asupan nutrisi klien
5. Mobilisasi klien dan juga posisinya
6. Dukungan dari lingkungan yang diberikan pada klien"


yeni rahayu

pada : 14 March 2017


"menurut saya hal penting yang perlu diperhatikan yaitu kondisi pasien dan respon pasien. kondisi meliputi apakah terjadi kendala selama masa inpartu. respon pasien meliputi apakah pasien cemas atau ketakutan."


kartika harsaktiningtyas

pada : 14 March 2017


"al penting yang perlu kita perhatikan sebagai seorang perawat saat mengelola pasien inpartu yaitu kondisi fisik, psikologis dan ruangan yang nyaman. Bagaimana kebersihan alat-alat yang digunakan, dan juga mengkaji his dan serviks. Pada pasien inpartu tingkat kecemasan ibu meningkat yg diimbangi dengan rasa takut yang amat sangat. Maka dari itu kita juga harus memberi dukungan dan motivasi pada ibu"


Savira Octaviana

pada : 15 March 2017


"Beberapa hal penting yang perlu diperhatikan petugas kesehatan khususnya perawat adalah pengetahuan dan pengalaman ibu tentang kehamilan dan persalinan. Mengikuti kelas prenatal dapat sangat membantu prosesnya. Dukungan dari orang terdekat dan integritas emosional dapat membentuk psikogis yang baik, namun persiapan fisik untuk melahirkan juga perlu diperhatikan. Hal penting lainnya adalah menjaga kebersihan personal serta menjaga privacy.

Mencegah dan mengantisipasi terjadinya komplikasi selama proses persalinan dengan memantau tanda-tanda vital ibu dan juga koping ibu selama kontraksi. Penurunan curah jantung dan pola naas tidak efektif dapat menjadi masalah yang besar bagi ibu dan bayi.
"


Elisa Maria Wahyuni

pada : 15 March 2017


"Hal yang perlu diperhatikan saat mengelola pasien impartu ialah:
1. Respon pasien saat setelah impartu, sebagai tenaga kesehatan kita wajib memberikan dukungan emosional kepada pasien, mungkin memuji dan memberikan kata-kata yang membesarkan hati pasien.
2. Memberi cairan dan nutrisi karena selama inpartu pasien telah banyak mengeluarkan darah.
3. Menjaga kebersihan vulva. Membersihkan dengan benar jalan lahir. Dalam membersihkannya juga dipastikan tangan kita (perawat) harus benar steril dan menggunakan alat yang sudah didesinfektan."


Ni Ketut Alit A

pada : 15 March 2017


"Antuasias adik2 mhs merespon kuis baik, sampai komentarnya sangat detail. Maaf yg ditampilkan komentar siangkat saja ya.. satu yg penting menurut adik2 dari sekian banyak hal penting. "


Haris Arganata

pada : 15 March 2017


"Menurut saya hal penting yang harus diperhatikan petugas kesehatan pada pasien inpartu adalah tanda-tanda persalinan inpartu yaitu, adanya his yang adekuat dan teratur, terdapat pembukaan serviks, adanya bloody show. Serta mempersiapkan penatalaksaan pada kala 1 sampai kala 4. "


Nadhia Putri U.S

pada : 15 March 2017


"Beberapa hal yang perlu diperhatikan pada saat menangani pasien inpartu yang pertama adalah tentang kondisi pasien (TTV, hasil lab, personal hygiene, dll). Setelah itu kondisi psikologis pasien, apakah pasien siap dengan proses persalinan yang akan dijalani lalu apakah mendapatkan dukungan penuh dari keluarga, teman, dan petugas yang membantu dalam proses persalinan. Kemudian respon klien saat mengalami his/kontraksi. Melihat apakah ada tanda-tanda komplikasi.
Selain kondisi dari ibu, kondisi janin juga perlu diperhatikan seperti usia janin, DJJ, adakah risiko trauma pada bayi, letak bayi, dll.
Kerjasama yang baik antara petugas kesehatan dan pasien juga keluarga pasien akan memberikan hasil yang baik. "


Devi Noaritasari

pada : 15 March 2017


"Hal penting yang harus diperhatikan petugas kesehatan saat mengelola pasien inpartu adalah mengkaji kesiapan fisik dan psikologis pasien seperti kekuatan mengejan, koping kecemasan persalinan dan kesiapan menjadi seorang ibu."


Eva Surya Oktaviana

pada : 15 March 2017


"Hal yang perlu diperhatikan bagi petugas kesehatan saat menolong pasien inpartu adalah kondisi ibu selama dan keadaan setelah proses persalinan. Beberapa faktor dari ibu yang dapat mempengaruhi persalinan antara lain power (his dan kekuatan ibu), pass away (jalan lahir) dan kondisi psikologis dari ibu. Seperti yang telah kita ketahui salah satu tanda persalinan adalah adanya his atau kontraksi uterus yang dapat mengakibatkan terjadinya perubahan tekanan darah, denyut jantung, pernafasan yang bila tidak segera diatasi akan meningkatkan rasa khawatir, takut, tegang dan stress ibu. Oleh karena itu perlu adanya dukungan motivasi dari keluarga terdekat maupun petugas kesehatan. "


Nining Ambarwati

pada : 15 March 2017


"Proses inpartu ada 4 kala dan tiap kala terdapat masalah keperawatan yang berbeda-beda. Tetapi ada 2 masalah keperawatan yang sama dan ada di setiap kala yaitu cemas dan nyeri.
Hal penting yang harus dilakukan perawat adalah memotivasi ibu, meningkatkan koping ibu, memenuhi setiap kebutuhan dasar ibu, memberikan ketenangan dan masase punggung ibu. Monitoring TTV dan jika ada keadaan emergensi harus ditangani dengan cepat."


Miladina Nahar

pada : 15 March 2017


"Menurut saya, hal penting yg harus dilakukan petugas kesehatan selama proses inpartu adalah memperhatikan respon fisik dan psikologis ibu, mencegah komplikasi, serta memotivasi ibu dalam proses persalinan. Hal-hal tersebut menurut saya sangat dapat membantu kelancaran proses persalinan. Selain itu juga perlu diperhatikan DJJ (detak jantung bayi) selama proses inpartu. "


Oktaviana Ristya Anggraini

pada : 15 March 2017


"Menurut pendapat saya, hal yang terpenting dalam menolong pasien inpartu yaitu kita terlebih dahulu harus mengetahui riwayat kesehatan dan riwayat ANC (persiapan prenatal: senam hamil, penyuluhan, dll). Karena dengan riwayat kesehatan seperti riwayat kehamilan dan persalinan sebelumnya dan persiapan pre-natal, dapat membantu kita dalam menentukan tindakan keperawatan untuk selanjutnya."


lutvi choirunnisa

pada : 16 March 2017


"menurut saya hal yang perlu diperhatikan adalah kondisi dan respon pasien, serta tidak lupa kita sebagai perawat harus memberikan tempat yang nyaman, peralatan dan obat-obatan yang diperlukan saat proses persalinan"


Vony Nurul Khasanah

pada : 16 March 2017


"Hal penting apa yang perlu diperhatikan petugas kesehatan saat mengelola pasien persalinan atau inpartu ?

1. Beri dukungan dan dengarkan keluhan ibu
2. Jika ibu tampak gelisah / kesakitan :
a. Biarkan ia berganti posisi sesuai keinginan, tapi jika di tempat tidur sarankan untuk miring kiri
b. Biarkan ia berjalan atau beraktivitas sesuai kesanggupannya
c. Anjurkan suami atau keluarga memijat punggung atau membasuh muka ibu
d. Ajari teknik bernapas
3. Jaga privasi ibu
4. Asuhan sayang Ibu yang dapat diberikan oleh petugas kesehatan kepada pasien inpartu diantaranya :
a. Memberikan dukungan emosional
b. Membantu mengatur posisi ibu
c. Memberikan cairan dan nutrisi
d. Menggunakan kamar mandi secara teratur untuk mengosongkan kandung kemih secara rutin selama persalinan
e. Pencegahan infeksi
5. Persiapan Persalinan, tindakan yang perlu dilakukan :
a. Mempersiapkan ruangan untuk persalinan dan kelahiran bayi
b. Persiapan perlengkapan, bahan-bahan dan obat-obatan yang diperlukan
c. Periksa semua peralatan sebelum dan setelah memberikan asuhan
d. Persiapan rujukan
e. Memberikan Asuhan Sayang : Menyapa Ibu dengan ramah dan sopan,bersikap dan bertindak tenang dan berikan dukungan penuh selama persalinan dan kelahiran bayi
6. Mengenali tanda dan gejala kala 2
7. Menyiapkan pertolongan persalinan
8. Memastikan Pembukaan Lengkap dan keadaan janin baik
9. Menyiapkan ibu dan keluarga untuk membantu proses : Bimbingan meneran
10. Mempersiapkan pertolongan kelahiran bayi
11. Membantu lahirnya kepala, bahu, badan, tungkai
12. Penanganan bayi baru lahir
13. Manajemen aktif kala 3
14. Pemataun Patograf
15. Menilai perdarahan
16. Melakukan asuhan pasca persalinan (kala 4)
"


Niken Ariska Prawesti

pada : 17 March 2017


"Pengelolaan pasien inpartu dapat dilakukan dengan pengisian data patograf untuk dapat melakukan observasi kepada ibu yang akan inpartus , yang di dalamnya meliputi Informasi tentang ibu ( nama, umur, gravida, para, abortus , nomor catatan medis , tanggal dan mulainya di rawat), kondisi janin (DJJ, warna dan adanya air ketuban, penyusupan kepala janin ), kemajuan persalinan (pembkaan serviks, penurunan bagian bawah janin atau presentasi janin , garis waspada dan garis bertindak ), Jam dan waktu( waktu mulainya fase aktif persalinan,waktu aktual saat pemeriksaan atau penilaian), Kontraksi uterus(frekuensi dan lamanya), Obat-obatan dan cairan yang diberikan(oksitosin,obat-obatan lainnya dan cairan IV yang diberikan,Kondisi ibu, nadi, tekanan darah dan temperatur tubuh; urin (volume, aseton atau protein),Asuhan, pengamatan dan keputusan klinik lainnya (dicatat dalarn kolom yang tersedia di sisi partograf atau di catatan kemajuan persalinan)."


Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :