NK Alit Armini

Kliping Warna Warni

Mikroorganisme Oportunistik

10 March 2017 - dalam Health & Nursing Oleh nkalita-fkp

Seseorang dapat mengalami kondisi sakit karena 3 faktor yaitu agen, perantara, dan lingkungan. Penting mentelaah  salah satu agen  unik  yang dapat menimbulkan  penyakit pada keadaan tubuh yang lemah adalah  mikroorganisme (kuman) opportunistik. Pada keadaan tubuh seseorang sehat kuman ini akan dengan tenang menempel pada tubuh seseorang  yang merupakan inangnya. Namun pada saat kondisi pertahanan tubuh menurun kuman ini akan menggunakan kesempatan untuk  makin mengganggu dan merusak inangnya  yang disebut dengan infeksi oportunistik. 

Dalam tubuh banyak terdapat kuman yang tergolong opportunistik seperti  jamur, protozoa, bakteri, maupun virus.  Saat sistem kekebalan tubuh  bekerja dengan baik, mereka  diam  tidak bergolak, tetapi saat kekebalan tubuh  lemah atau fungsinya menurun karena kondisi penyakit tertentu atau  efek  samping pengobatan  maka kuman ini tidak dapat dikendalikan akan meyebabkan infeksi  oportunistik  yang disingkat dengan IO. 

Untuk menentukan apakah seseorang mengalami infksi oportunistik, dilakukan pemeriksaan darah untuk antigen kuman yang menyebabkan IO atau antibodi yang dibuat sistem kekebalan tubuh untuk memerangi antigen.  Bila antigen ditemukan berarti terjadi infeksi, dan bila antibodi ditemukan berarti pernah terpajan infeksi. 

Kuman yang sering menyebabkan infeksi oportunistik seperti : Kandidiasis, Virus Sitomegalia, Virus Herpes Simpleks, Mycobakterium, Pnemonia Pneumocystis, Tuberculosis, dan lainnya. Infeksi ini perlu dihindari dengan menjaga kebersihan dan menghindari sumber kuman yang menyebabkan IO. 

Dalam lingkungan sehari-hari  ada istilah oportunistik. Orang yang lihai memanfaatkan situasi untuk mendapatkan peluang  dan keuntungan. Analisa SWOT (Strengths Weaknes Opportunity, Threats) mungkin menjadi patokannya :)



Read More | Respon : 0 komentar

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :